Chat in The Box
gr33n : “Jadi kau akan ke Tarakan?”
rakaz : “….”
gr33n : ” By the way, apa alasanmu ke Tarakan?”
rakaz : “Pergi dari kesibukan yang menggila.”
gr33n : “Aku rasa itu bukan solusi.”
rakaz : “Aku tidak menganggapnya sebagai solusi.”
gr33n : “So?”
rakaz : “I wanna meet you.”
gr33n : “Hahahaha…..really? I think it’s not a good reason for leaving your busyness.”
rakaz : “You are a good guy.”
gr33n : “Thank you.”
rakaz : “Kau sudah sering mendengar ceritaku dan sering memberi tanggapan yang berarti.”
rakaz : ” Kurasa kita sudah mengenal cukup dekat ya…”
rakaz : “Wajar dong kalau aku ingin bertemu denganmu.”
gr33n : “Yah, kau juga orang yang enak buat diajak diskusi.”
rakaz : “Sayangnya Tarakan bukan tempat yang dekat.”
gr33n : “Betul.”
rakaz : “Tapi bukan halangan kan untuk bertemu.”
gr33n : “Just call me then.”
rakaz : “Aku sudah save nomormu, lain kali aku telepon. Interlokal loh…hehehe.”
gr33n : “You can save my mobile… 08211150****.”
rakaz : “So, aku boleh menelpon kapan saja?”
gr33n : “Tentu tidak! setelah pukul tujuh dari tempatmu.”
rakaz : “Okey, then. I’ll text you later.”
rakaz : “by the way, thank you for everything.”
gr33n : “Oh, gak apa-apa. It’s okey.”
gr33n : “Senang menjadi temanmu.”
gr33n : “Sorry, I have to sign out now…ada yang harus kukerjakan.”
gr33n has signed out
rakaz : “Iya gak apa-apa.”
rakaz has signed out
